Beasiswa Jepang: Sebuah Penantian #005

11 Januari 2017 Bodoh. Bodoh sekali aku. Bisa-bisanya alamat email yang kutuliskan dibaca keliru oleh staf Kedubes Jepang. Alamat emailku memang membingungkan; harus kuakui. Aku mengetik seisi formulir aplikasiku tempo hari dengan HURUF KAPITAL. Alias yang juga kugunakan sebagai bagian dari alamat emailku yang panjangnya na'udzu billah itu: ideal1st kutulis sebagai IDEAL1ST dan telah terbaca... Continue Reading →

Bagaimana Cara Mengisi Formulir Aplikasi Beasiswa MEXT Teacher Training dalam Bahasa Jepang Meskipun Anda Tidak Bisa Berbahasa Jepang

MEXT Teacher Training 2017: The Hard Way #002 Persaingan meraih beasiswa umumnya sangatlah ketat. Kita tidak tahu seberapa tinggi kualitas para pelamar lainnya. Kita tidak punya pilihan selain menjadi yang terbaik semampunya. Perihal "menjadi yang terbaik" ini sering kali menuntut kita untuk mengerahkan usaha ekstra yang melampaui kapasitas kita yang sesungguhnya saat mengajukan aplikasi beasiswa.... Continue Reading →

Beasiswa Jepang: Sebuah Penantian #003

Jum'at, 3 Maret 2017 Menjelang pukul 11 siang Hari ini adalah salah satu hari penentuan bagi kami para peserta seleksi wawancara beasiswa MEXT TT 2017. Senin lalu kami telah menyelesaikan wawancara tersebut di Kedutaan Besar Jepang. Menurut informasi yang tertera di lembar informasi yang kami terima sebelum pulang dari wawancara, pengumuman hasilnya akan disampaikan via... Continue Reading →

Beasiswa Jepang: Sebuah Penantian #002

Rabu, 14 Juni 2017 10:00 Waktu Indonesia Tengah Aku sedang mengajar di kelas ketika tiba-tiba kudengar bunyi nada notifikasi dari ponselku. Ini jelas bukan pertama kalinya ponselku membunyikan nada notifikasi. Selain itu, telah lebih dari tiga bulan berlalu sejak pengumuman terakhir dari Kedubes Jepang tentang diterimanya 19 orang calon kandidat penerima beasiswa pelatihan guru dari... Continue Reading →

Beasiswa Jepang: Sebuah Penantian #001

24 Juli 2017 15:13 Waktu Indonesia Tengah Awal Agustus. Sebenarnya jika hanya memandang dari hitungan hari, tibanya awal Agustus hanya tinggal hitungan jari. Namun, persepsiku soal waktu belakangan ini nyatanya bukan hanya soal hitungan hari. Terlalu banyak yang kunantikan kedatangannya dalam bulan-bulan ke depan. Ada yang dengan harap-harap cemas. Ada yang penuh antusiasme. Dan yang... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑