Beasiswa Jepang: Sebuah Penantian #005

11 Januari 2017 Bodoh. Bodoh sekali aku. Bisa-bisanya alamat email yang kutuliskan dibaca keliru oleh staf Kedubes Jepang. Alamat emailku memang membingungkan; harus kuakui. Aku mengetik seisi formulir aplikasiku tempo hari dengan HURUF KAPITAL. Alias yang juga kugunakan sebagai bagian dari alamat emailku yang panjangnya na'udzu billah itu: ideal1st kutulis sebagai IDEAL1ST dan telah terbaca... Continue Reading →

Bye Manjaro, Welcome Zorin

Setelah lebih dari 7 tahun menggunakan Manjaro 32-bit dan hampir 3 tahun menahan diri untuk tidak instal ulang sejak Manjaro resmi menghentikan dukungan terhadap arsitektur 32-bit, saya akhirnya memutuskan untuk beralih ke Zorin OS, sebuah sistem operasi GNU/Linux berbasis Ubuntu asal Irlandia yang konon ditujukan bagi para pengguna atau calon pengguna GNU/Linux entry-level yang sudah... Continue Reading →

Cahaya, Pigmen, dan W̶a̶r̶n̶a̶ Realita

Baru-baru ini Berbulan-bulan lalu, Sensei mengajak saya bantu-bantu mengajar praktikum IPA yang berhubungan dengan konsep warna di salah satu SMP di kota sebelah. Dalam praktikum tersebut, saya kembali bersentuhan dengan konsep pigmen, cahaya, dan kaitan keduanya dalam membangun persepsi kita tentang warna. Selama berinteraksi dengan praktikum tersebut, saya jadi berpikir ulang tentang banyak hal yang... Continue Reading →

Beasiswa Jepang: Sebuah Penantian #004

Senin, 20 Februari 2017 Tepat dua pekan lalu, aku mengikuti ujian tulis beasiswa teacher training Monbukagakusho (MEXT) di Makassar. Yang diujikan kala itu hanya dua mata ujian, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Dalam ruangan ujian saat itu, total ada 15 orang peserta. Ada yang dari Soppeng, Gorontalo, dan bahkan Balikpapan, seperti aku. Yah, sebenarnya aku... Continue Reading →

Disrupsi sekarang terjadi di mana-mana dalam kurun waktu yang bersamaan. Dunia sekarang sedang berproses menjadi satu global village. Disrupsi ini dipicu oleh pesatnya perkembangan software dan server. Bentuk disrupsinya pun akan meniru disrupsi di dunia software dan server.  Monarki adalah masa lalu. Oligarki adalah masa kini. Anarki adalah masa depan.

Beasiswa Jepang: Sebuah Penantian #003

Jum'at, 3 Maret 2017 Menjelang pukul 11 siang Hari ini adalah salah satu hari penentuan bagi kami para peserta seleksi wawancara beasiswa MEXT TT 2017. Senin lalu kami telah menyelesaikan wawancara tersebut di Kedutaan Besar Jepang. Menurut informasi yang tertera di lembar informasi yang kami terima sebelum pulang dari wawancara, pengumuman hasilnya akan disampaikan via... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑